Ad

Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla

Puruk Cahu,SuaraNusantracakrawala.
Com – Bupati Murung Raya, Heriyus SE, meminta masyarakat untuk sementara menahan diri dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun ladang di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Hal tersebut disampaikan Heriyus saat membuka Pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Murung di Aula Kantor Kecamatan Murung, Kamis (8/10/2026).

Heriyus menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah menetapkan status darurat karhutla sejak 19 September 2026. Kondisi cuaca panas dan kekeringan yang terjadi saat ini dinilai turut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Kepada seluruh masyarakat kita sampaikan melalui semua kepala desa untuk menahan dulu dan jangan membakar lahan atau ladang dengan cara membakar,” tegas Heriyus.

Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, BPD, hingga masyarakat.

Ia mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan MPA Kecamatan Murung yang dinilai penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.

Heriyus berharap keberadaan MPA dapat memperkuat peran masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran di wilayah masing-masing.

Selain pencegahan karhutla, Heriyus meminta pemerintah desa dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana lainnya. Menurutnya, anggaran desa dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan untuk mendukung upaya penanggulangan bencana, termasuk karhutla, kekeringan, dan banjir.

Ia juga meminta seluruh peralatan pemadam yang tersedia di desa dipersiapkan dan dirawat dengan baik agar dapat digunakan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

“Peralatan yang ada di desa supaya dipersiapkan dan dirawat dengan baik. Bukan hanya untuk karhutla, tetapi juga bisa digunakan apabila terjadi kebakaran di wilayah permukiman,” ujarnya.

Di tengah kondisi kabut asap, Heriyus turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Menurutnya, kondisi asap yang kembali menebal perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat maupun aktivitas sehari-hari, termasuk proses belajar mengajar.

Pelatihan MPA Kecamatan Murung tersebut diikuti sekitar 70 peserta dari 13 desa dan dua kelurahan se-Kecamatan Murung.

Kegiatan turut dihadiri Kalaksa BPBD Murung Raya Fitrianul Fahriman, unsur pemerintah kecamatan, lurah, kepala desa, BPD, serta tamu undangan lainnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam mencegah serta melakukan penanganan awal karhutla, sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat dan bersama-sama di wilayah masing-masing.

(Sem Firdaus)
Baca Juga:
https://www.suaranusantaracakrawala.com/2026/10/bupati-murung-raya-buka-pelatihan-mpa.html

Berita Terbaru

  • Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
  • Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
  • Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
  • Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
  • Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
  • Bupati Murung Raya Buka Pelatihan MPA Kecamatan Murung untuk Perkuat Pencegahan Karhutla

Posting Komentar

Ad
Ad